Allianz Group hari ini melaporkan hasil kuartal ketiga tahun 2009. Adapun laporan tersebut adalah :
Total pendapatan tumbuh sebesar 5,2 % pada basis
internal menjadi 22 miliyar euro (Dibanding 21,1 miliyar euro pada
kuartal ketiga thn 2008).
Laba Operasional kuartal ketiga meningkat 23,4 % menjadi 1,9 miliyar euro.
Laba bersih kuartal ketiga thn 2009 ini berjalan
dengan baik dan signifikan, yaitu 143 % menjadi 1,3 miliyar euro
(Dibanding 545 juta euro dikuartal ketiga thn 2008).
Posisi permodalan Allianz group yang kuat menjadi
lebih baik dengan rasio sovabilitas sebesar 164% pada tgl 30 September
2009, termasuk hutang deviden Dibanding 30 Juni 2009, Modal pemegang
saham naik 41% menjadi 39,4 miliyar euro.
"Hasil kinerja perusahaan di kuartal ketiga yang sangat baik ini,
memperlihatkan bahwa Allianzmemiliki dasar yang sangat kuat untuk
memberikan pendapatan yang solid, bahkan ketika berada dalam keadaan
"Normal baru" di kondisi pasar yang menantang dengan tingkat pendapatan
struktural yang lebih rendah. Allianz memiliki permodalan yang baik
dan rasio solvabilitas kita memiliki basis yang kuat berdasarkan
portfolio investasi berkualitas tinggi dan pendekatan manajemen resiko
yang konservatif", Ujar Oliver Bate, CFO of Allianz SE.
Asuransi Umum
Dalam bisnis asuransi umum, premi bruto yang dicatat dikuartal ketiga
mencapai 10,2 miliyar euro, dibanding dengan 10,8 miliyar euro
dikuartal ketiga thn 2008. Disesuaikan dengan nilai tukar mata uang
asing dan efek konsolidasi, pendapatan berkurang sebesar 2,4 %. Laba
Operasional mencapai 1 miliyar euro, yang menggambarkan kuartal terkuat
segmen bisnis ini di 2009. Dibanding dengan kuartal ketiga tahun lalu,
laba operasional menurun akibat efek underwriting dari resesi dan
jumlah klaim sehubungan dengan cuaca yang tidak biasa banyaknya.
Rasio Gabungan meningkat 2% menjadi 96,9% dibanding dengan 98,9 %
dikuartal kedua thn 2009. Angak ini sedikit lebih tinggi dari rasio
kuartal ketiga tahun lalu yaitu 96,5%.
"Kami mencapai hasil yang baik dibisnis asuransi umum, melihat kondisi
pasar yang masih menantang, namun hasil operasional belumlah
memuaskan. Perkembangan Topline (Pendapatan Premi) mencerminkan
kedisiplinan kami dalam pendekatan pemilihan resiko disemua pasar.
Kami tetap fokus pada usaha usaha untuk meningkatkan produktifitas
disegmen ini. Ketika penetapan harga memperlihatkan tren yang
meningkat, Volume tetap menjadi tantangan karena permintaan yg lebih
lemah dan tindakan pembersihan porfolio", Oliver Bate menjelaskan.
Asuransi Jiwa dan Kesehatan.
Bisnis asuransi jiwa dan kesehatan terus membaik dengan kuat selama
kuartal ketiga dan menjadi kontributor utama dari membaiknya hasil
secara keseluruhan. Pendapatan premi naik 14,6 % menjadi 10,8 miliyar
euro di kuartal ketiga 2009 (Dibanding 9,4 miliyar euro di kuartal
ketiga 2008). Pertiumbuhan Top line didasari oleh permintaan yang kuat
untuk produk produk investasi dengan jaminan atau investasi penyertaan.
Laba Operasional naik 294% menjadi 859 miliyar euro (Dibanding 218 juta
euro pada kuartal ketiga thn 2008). Kondisi pasar modal yang membaik
memberikan pendapataninvestasi yang jauh meningkat sekitar 580 juta
euro, termasuk impairment yang lebih rendah secara signifikan.
Pemasukan bersih sebesar 4,5 miliyar euro dalam kuartal ketiga thn 2009.
"Bisnis Asuransi jiwa dan kesehatan
memiliki kinerja yang sangat baik dan memberikan pertumbuhan pendapatan
yang kuat dan keuntungan yang sangat bagus, ditengah suku bunga yang
turun signifikan. Hampir semua pasar berkontribusi pada hasil yang
luar biasa ini, Italia, Switzerland, Jerman, dan Asia Pasifik mencapai
pertumbuhan double digit dalam hal premi." dikatakan oleh Oliver Bate.
Jasa Keuangan
Dibisnis jasa keuangan, pendapatan kuartal ketiga naik 22,5% menjadi
1,1 miliyar euro (Dibanding dengan 0,9 miliyar euro pada kuartal ketiga
tahun 2008). Fee dan pendapatan komisi yang lebih tinggi dari bisnis
aset management merupakan pendorong uatama dibalik pertumbuhan
pendapatan internal pada kuartal ini sebesar 14% disegmen ini.
Laba Operasional sebesar 332 juta euro hampir 2x lipat dibandingkan
dengan 167 juta euro dikuartal ketiga thn 2008. Management Aset
adalah kontributor utama perkembangan ini, sementara biaya yang
sehubungan dengan penyusunan perbankan sebesar 24 juta euro untuk
Allianz Bank di Jerman.
Dalam Aset management, pasar modal yang menguntungkan dan pertumbuhan
organic yang kuat, meningkatkan dana pihak ketiga yang dikelola sebesar
65 miliyar euro, dikuartal ketiga 2009 menjadi 878 miliyar euro, hal
ini merupakan tingkat tertinggi selama ini. Perkembangan ini jelas
didorong oleh kinerja yang kuat dari bisnis pendapatan tetap.
" Bisnis jasa keuangan mendapatkan
hasil kuartal yang luar biasa dengan laba operasional tertinggi sejak
kuartal keempat thn 2007. Rasio biaya pendapatan yang sangat baik
sebesar 59% menonjolkan produktifitas tertinggi dari bisnis aset
management kita. Dikombinasikan dengan pemasukan bersih, bisnis aset
management kita berkinerja terbaik di indutrinya, " dikatakan Oliver
Bate.
-----
Note : Kami memiliki file pdf nya dan juga info pendukung lainnya. silahkan hubungi kami melalui Contact us di website ini.